Tag Archives: Kelas 4 SD

Kolase Manik-manik

Standard

Pekan ini, kelas 4 akan membuat kolase. Berhubung materi SBK berkenaan dengan pengenalan Budaya Daerah, maka kali ini kita akan membuat kolase manik-manik dengan tema Motif Kalimantan.

Motif ini biasa ditemukan pada busana khas Suku Dayak, Kalimantan. Namun, biasanya bahan dasarnya berwarna hitam. Untuk kali ini, kita akan mengambil kertas gambar biasa sebagai warna latarnya.

20151110_163837[1]

20151113_090005[1]

20151113_085938[1]

City Scape Reflection

Standard

Nama kerennya siy City Scape Reflection, tapi pas di tanya ke anak-anak, apa sebenarnya arti refleksi, kompak mereka jawab “PIJAT”… >_<

Refleksi adalah pantulan cahaya, diibaratkan ketika kita melihat sebuah benda di atas air, maka air akan memantulkan gambar benda tersebut karena adanya cahaya.

Gambar asalnya kita gunakan kertas origami untuk membentuk benda, berupa bangunan-bangunan dan atributnya. Lalu, hasil pantulannya akan kita gambar menggunakan media krayon.

20151023_132149

20151023_132201

20151023_132354

Kolase Robot dari Koran Bekas

Standard

Kolase adalah komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan, seperti kertas, kain, kaca, logam, kayu, dan lainnya yang ditempelkan pada permukaan gambar (Sumber : wiki). Kolase merupakan kegiatan menyenangkan untuk anak-anak.

Kali ini kita bikin kolase dari koran bekas. Tahap pertama, anak-anak diminta mewarnai koran bekas menggunakan cat air. Dijemur kemudian di bawa untuk pertemuan selanjutnya.

Tahap selanjutnya adalah menempel koran di atas gambar robot yang digambar sendiri oleh anak-anak. Kenapa harus robot? Sebenarnya bisa dimodifikasi, misalnya gambar baju daerah atau semisalnya, tapi karena anak-anak seneng banget gambar robot, saya memutuskan untuk membuat kolase sesuai gambar yang mereka senangi.

20150910_073118

20150910_075350

20150910_075432

20150910_075720

Balon Udara (Pointillism)

Standard

Materi kelas 4, kali ini kita belajar pointillism sederhana dengan menggunakan krayon. Rencananya mau bikin rumah adat daerah, tapi karena keliatannya lebih kompleks, akhirnya aku pilih balon udara, sesuai dengan tuts di page aslinya. Sayang aku lupa kemarin ngeliat proyek ini di page mana.

Anak-anak memang beda-beda karakteristiknya yah, di kelas sebelah keliatan banget mereka antusias, tapi di kelas lainnya kayaknya banyak juga yang males-malesan totol-totol gambar pake krayon. Malah ada anak yang bilang : “Kata mama kalau mengerjakan SBK ga perlu bagus-bagus.” Hadeh >_<

Mungkin banyak orang tua yang belum memahami konsep pembelajaran SBK. Di sangkanya SBK hanya sebuah “selingan hiburan” dari penatnya belajar matpel yang serius. Jadi you dont have to give all your efforts. Salah kaprah menurutku. Karena pada dasarnya pelajaran SBK merupakan peran penting bagi pembentukan karakter anak, selain melatih motorik halus mereka. Statemen sang ibu di atas contohnya, menunjukkan bahwa sang ibu mendidik anak dengan cara “Bila anak diberi tugas yang tak terlalu penting, tak usah dikerjakan dengan usaha maksimal, ala kadarnya saja”. Bagaimana bisa seorang anak menjadi pribadi yang bertanggungjawab secara penuh bila sejak kecil mereka diajarkan untuk menyepelekan perkara yang datang di hadapan mereka. Dalam Islam tak ada perkara yang tak penting meskipun dalam pandangan manusia teramat kecil, banyak contohnya di dalam hadits-hadits. Misalnya tentang amal baik meski sebesar biji dzarroh pun kelak akan diperhitungkan oleh Allah. Senyum kepada saudara adalah shadaqah, membuang batu dari tengah jalan merupakan shadaqah, dll. Bahkan seorang masuk neraka pun bisa dari perkara kecil yang dianggap sepele manusia, yaitu menyembelih seekor lalat untuk sebuah berhala.

Hehe, bukan maksud terlalu tendensius bela-belain pelajaran SBK :p. Skip it.

Ini dia hasil karya sebagian anak-anak yang bisa aku capture.

20150820_134912

20150820_134932

20150820_134946 20150820_135003

20150820_135016

Spiky Ball

Standard

Ga tau ini bola di sebutnya apa, cuma waktu ditanya anak-anak mau bikin apa, aku jawab aja kita mau bikin spiky ball. Mungkin ini kategorinya masuk paper craft kali yah, yang pasti kayaknya bukan kusudama karena masih butuh pengguntingan dan pengeleman. Caranya gampang banget sebenernya, cukup bikin 20 lingkaran (bisa dicetak pake tutup lem fox) di kertas buffalo, di gunting, lalu dilipat membentuk segitiga sama sisi, kemudian sisi-sisi lipatannya di lem. Ini proyek kelas 4 SD, tapi kalau muridnya 30 lebih, mendingan waktu bikinnya di tambah karena kompleksitasnya termasuk tinggi. Dari 30 anak kemaren, cuma 10 anak yang sukses ngebentuknya, sisanya berantakan dan bentuknya rada abstrak :D. Tapi ga tau kalau yang ngajarnya professional mungkin prosentasinya banyakan >_<

20150814_083416

20150814_083425

20150814_083430

20150814_083435

20150814_083446

20150814_083510

20150814_083518