Tag Archives: jumputan

Ngebatik Nyook…

Standard

3 Pekan ini kelas 6 belajar Batik Tulis Tradisional. Seperti batik tulis tradisional pada umumnya, yang kita butuhkan adalah kompor, wajan kecil, canting dan malam (lilin) dengan mengambil tema motif batik mega mendung. Dalam proses pembuatan batik tulis ini dibutuhkan pengawasan yang cukup ketat karena dalam proses pembuatannya berhubungan dengan lilin malam yang panas.

20150907_100242

20150907_100329

20150907_100337

20150907_100342

20150907_100632

20150907_100634

20150907_100651

20150907_101043

Kemudian setelah kain diaplikasikan malam, warnai kain dengan teknik jumputan. Caranya, pertama-tama kain direndam air, lalu lipat segitiga 2 kali, kemudian di gulung dan diikat dengan karet gelang.

20150914_093229

Nah, berikut kain yang sudah dibatik tulis dan diwarnai dengan teknik pewarnaan jumputan. Proses terakhir adalah merebus kain dengan air mendidih untuk melepas malam dari kain. Kemudian jemur hingga kering.

20150914_093343

20150914_093347

20150914_093403

20150914_093428

20150914_093442

Batik Jumputan

Standard

Masuk materi tentang batik (lagi) di kelas 5 SD. Berbeda dengan kelas 6 yang sudah mulai praktek menggunakan canting, proyek ngebatik kelas 5 mungkin lebih fokus ke teknik pewarnaan batik. Oleh sebab itu, saya ambil Batik Jumputan sebagai materi kali ini. Cara pembuatannya mudah, anak-anak hanya perlu membawa kaos katun berwarna putih, kelereng dan karet gelang. Mereka diminta untuk mengikat kelereng di dalam kaos dengan menggunakan karet gelang. Point yang paling penting adalah kencangnya ikatan karet, karena bila tidak kencang pewarna akan mudah menyusup ke sela-sela kain yang terikat.

Nah, setelah kaos diikat karet, tahap selanjutnya adalah mewarnainya dengan pewarna pakaian..

20150819_101855

20150819_101901

20150819_101908

Setelah karet di buka dan kelereng dikeluarkan, maka hasil yang di dapat akan seperti ini :

20150819_101648

20150819_101709

20150819_101735

20150819_101754

20150819_101825