Tag Archives: flanel

WristBand dari Flanel

Standard

Dua hari lagi Market Day di sekolah anakku, dan aku belum dpt ide satu pun untuk dagang apa. Tadinya mau dagang makanan, tapi ternyata, proses produksi-nya lumayan njlimet, menilik dari keuntungan yang ga seberapa, rasanya segala rasa lelah itu ga sebanding :p. Ada beberapa contoh kasus juga, karena makanan ga laku yg dijual, akhirnya si anak malah bagi-bagi ke temennya, lol. Bukannya ngelarang anak untuk ‘baik hati’… tapi kalo diliat dari mata profesionalitas (njiyee.. :D), market day ini mengajarkan anak untuk ‘bisnis’… dari modal segini, menghabiskan biaya produksi segitu, lalu jual segono, untungnya sebegimane, GITU…

Dan yang paling penting juga, penilaian animo pembeli terhadap suatu produk dan pangsa pasarnya. Tapi yaa memang ga selalu hasil ‘baca’ kita terhadap peluang bisnis itu sukses, apalagi ternyata banyak yang punya pemikiran yang sama dengan apa yang kita pikirkan. Contoh nyatanya nih (et dah, dikasih contoh mulu jadinya :D), untuk market day semester ini aku memutuskan untuk bikin wristband girly dari Flanel untuk remaja perempuan, ya eyya-lah, judulnya aja GIRLY, masa buat cowok :p. Qadarullaahu, ternyata banyak emak-emaknya (baca : anak-anak yg lain) yang  juga dagang barang serupa, gantungan kunci flanel, bros flanel, aksesori pensil dari flanel,etc etc. Pas aku liat tiap stan dagang, cuma bisa ngelus dada, Ya Allaah, ternyata ide-ku tidak sebrilian yang slama ini aku kira, haha.. 😀

Yo wis, ga usah lama-lama…. ini aku posting gambar WristBand daganganku yang gagal itu dan cuma laku beberapa.. aku kasih brand “Gelang Persahabatan” (padahal udah keren banget namanya, tapi tetep juga ga laku, bwahaha…). Tapi tenang… klo barang ‘mati’ (alias non food)  kalo ga laku masih bisa di simpen koq 😀 😀

wristband1

wristband2

Pizza, Roll Cake dan Donat dari Flanel

Standard

Sekedar hobi atau terobsesi? Well, enjoy your life and dont make it a burden…. Minggu ini aku bikin gantungan kunci dari kain flanel berbentuk pizza, roll cake dan donat. Sebenarnya gantungan kunci ini ku buat khusus untuk acara market day anak-ku di sekolahnya, tapi sebelum di launching… numpang narsis dulu ah di blog… xixi….

Donat Flanel bikinan Aliyyah ^^

Standard

Setiap hari ngeliat umi-nya berjibaku dengan kain flanel *ciyee*, ternyata rasa penasarannya terketuk jua, xixi… Akhirnya Aliyyah memberanikan diri meminta umi-nya untuk mengajarinya bikin donat dari kain flanel…. toppingnya pun dia bikin sendiri… Kalo Ahmad, pas nyoba bikin donat ini malah uring-uringan, bete banget dia ngadepin detil-detilnya. Apalagi benangnya sering copot dari jarum, wuih…. esmosi jiwa-nya langsung membuncah, dan jadilah umi-nya sasaran dari kemarahannya…. xixi, Ahmad… Ahmad, mbok yaa terima aja toh le kalo kamu ga cocok bidang  jahit-menjahit… ^^

Membuat Bunga Matahari dari Kain Flanel

Standard

Ok. Hari ini giliran membongkar stok kain flanel, tinggalkan dulu komputer dan atributnya :D. Today’s menu is bloomed-sunflower. This is because one of my friends requested me to make application flowers for  her hand-made girl dresses.

First of all, siapkan 3 lembar kain flanel berwarna kuning cerah, coklat tua dan hijau tua. Gunting  sesuai pola di bawah :

Tumpuk pola berwarna hijau dan kuning, lalu rekatkan dengan lem (kalo aku sih langsung di jahit – aku ga terlalu suka penggunaan lem -kecuali untuk bagian-bagian yang sulit di jahit).

Setelah itu tumpuk pola kain flanel berwarna coklat pada bagian paling atas, jahit feston sekeliling lingkaran, sisakan 3 cm untuk memasukkan dakron:

Masukkan dakron di sela flanel yang belum di jahit secukupnya :

Kemudian, lanjutkan jahit feston hingga lingkaran coklat tertutup. Bunga matahari cantik sudah siap menghias baju putri anda… ^^

Bonus Gambar :

Stroberi ku

Wortel ku

Donat ku

Tutorial Membuat Burger dari Felt

Standard

Ada wadah bekas hair cream Abu ‘Aliyyah yang nganggur di atas rak piring. Tadinya mau dibuang, tapi koq rasanya sayang bangets yah… kan bisa dibikin apaa gitu yang lutcu-lutcu, apalagi belakangan lagi gandrung sama kain felt, bisa ditempel2 dah tuh di situ :p.

Nih dia penampakan wadah hair creamnya… ^^

Gimana kalo kita bikin burger aja?

Ok deh… sebelum kita ‘kerja’, baiknya kita ukur dulu keliling lingkaran wadahnya : 21.5 cm.

Pertama-tama, kita bikin roti bun-nya dulu. Caranya, ambil 1 lembar kain felt warna coklat muda. Buat 2 buah lingkaran kecil diameter 11 cm dan 2 buah lingkaran besar diameter 14 cm, Jelujur kecil, lalu kerut hingga ukuran lingkarannya pas dengan wadah.

Setelah itu, isi lingkaran yang besar dengan dakron :

Tumpuk dengan lingkaran yang kecil, lalu jahit sisi-nya supaya dakron engga belepotan *eskrim kalee belepotan :p

Buatlah roti bun ini sebanyak 2 buah. Untuk roti bun bagian atas, bisa ditambahkan biji wijen sebagai pemanis. Bikinnya dari felt yang berwarna putih UB yang di gunting kecil, lalu tempel dengan lem.

Sebagai tambahan Burger, bisa divariasikan dengan daging, keju lembaran, daun selada, bawang bombay, tomat.

Untuk daging, ambil kain felt warna coklat tua ukuran 23 cm * 6 cm, lalu lipat beberapa kali, kemudian tempelkan ujung2-nya dengan lem. Bila susah di lem (karena tebal), bisa di jahit feston kecil supaya rapi dan kuat.

Untuk keju lembaran, buatlah segi empat dari kain felt warna kuning (buat 2 lembar), 10cm*10cm, lalu lubangi tengahnya sesuai diameter wadah.

Untuk Daun Selada, buat pola lingkaran dengan diameter 8.5 cm di felt berwarna hijau, lalu bentuk sekelilingnya gelambir-gelambir untuk daun. Lalu jelujur kecil agar daun sedikit bergelombang sesuai ukuran wadah.

Buatlah pola tomat dan bawang bombay dengan felt warna merah dan putih UB seperti display gambar.

Dari arah bawah wadah, susun daging, tomat, bawang bombay, daun selada, keju, dan roti bun. Lem bagian roti bun agar kuat dan engga mudah lepas.

Untuk bagian atasnya, tumpuk roti bun ber-wijen dengan keju lembaran. Taraaa…..! your burger is done… ^^