Tag Archives: Clay

Tutorial Membuat Clay dari Tepung

Standard

Bahan :
2 sdm Tepung Beras
2 sdm Tepung Tapioka
2 sdm Tepung Maizena
75 gr Lem Putih
1 tusuk gigi
Cat Poster

Cara membuat :
1. Campurkan tepung dengan lem putih, lalu uleni hingga tercampur rata.
2. Setelah terbentuk adonan, bagi beberapa bagian.
3. Warnai setiap bagian dengan warna yang berbeda dengan cara memasukkan tusuk gigi ke dalam cat poster lalu oleskan pada adonan.
4. Pulung-pulung adonan hingga cat tercampur rata.
5. Setelah diwarnai, adonan clay siap digunakan.

Tips :
1. Agar adonan Clay tidak cepat kering, bungkus adonan yang belum dibentuk dengan plastik.
2. Tempelkan bagian-bagian clay yang akan di satukan dengan lem putih.
3. Agar tidak jamuran, tepung bisa dicampur pengawet makanan (benzoat) sebanyak 1 sdt.
4. Supaya hasil clay lebih awet, setelah clay terbentuk, bisa di cat akrilik atau pylox bening atau cat kuku transparan.

Advertisements

Tutorial Membuat Clay dari Sabun

Standard

Bahan yang diperlukan :

1 batang sabun mandi
4 sdm tepung tapioka
10 ml air panas

Alat yang diperlukan :

Parutan Keju
Wadah untuk menguleni
5 batang lidi

Cara membuat :

1. Parut sabun mandi menggunakan parutan keju
2. Campur dengan tepung tapioka
3. Tuangkan air panas lalu uleni hingga menjadi adonan yang dibentuk
4. Bila terlalu lembek, bisa ditambahkan sedikit tepung tapioka kembali

Cara membuat bunga :

1. bentuk adonan menjadi bulat-bulat kecil
2. pipihkan bulatan tersebut
3. Rangkai pada sebuah lidi
4. Tusukkan pada wadah
5. Bunga mawar cantik nan harum sudah bisa menghias ruangan rumah anda.

Selamat mencoba….

My Tiny Burger

Standard

Alhamdulillah, kayaknya semangat untuk berkreativitas masih ada. Waktu itu bikin burger dari clay… sebenernya sih hasil adonannya banyak, bisa bikin macem-macem bentuk, tapi pas udah “bagi hasil” sama anak-anak, umi-nya cuma kebagian sedikit banget. Dan yang bisa ke capture fotonya yaa cuma si burger ini.

Aliyyah bikin hiasan pensil bentuk buah-buahan ‘n bunga-bunga, sedangkan Ahmad bikin … *lupa waktu itu dia bikin apa :P. Habis biasanya kalo lagi urusan-urusan bikin membikin, umi-nya aja nih yang paling semangat… gpp deh, yang penting semua pada senang lah… huhuy.. !

Apa sih Clay?

Standard

clay

Jika kita iseng-iseng mampir ke toko buku besar, di bagian keterampilannya sering kita jumpai buku-buku yang membahas tentang kreasi-kreasi clay. Macam-macam bentuk lucu yang bisa kita buat dengan bahan ini, bisa miniatur bunga, binatang, buah-buahan, boneka, mobil-mobilan dsb.

Tadinya saya pikir Clay sejenis dengan lilin mainan (plastisin) yang sering dipakai anak-anak bermain. Tapi ternyata, clay di buat dari bahan makanan, yang apabila disimpan atau dijemur, bentuknya akan mengeras dan menyerupai porcelain, beda dengan lilin mainan yang biasanya akan tetap elastis meskipun disimpan beberapa lama. Kebanyakan bahan dasar Clay adalah roti tawar, tapi beberapa pakar clay bilang, jika bahan dasarnya dari roti tawar, akan mudah berjamur. Nah, sesuai anjuran mereka juga, akhirnya saya ganti bahan dasarnya dengan tepung maizena yang lebih awet dan bagus dalam pewarnaan.

Tahap pembuatannya juga lumayan mudah, pertama kita campurkan tepung maizena, minyak sayur, lem putih dan pewarna makanan, lalu kita uleni hingga warna tercampur rata dan clay tidak menempel di telapak tangan. Nah, setelah itu kita bisa membentuknya sesuai selera.

Sebenarnya ini karya pertama dalam pembuatan Clay, tapi setelah mencoba, sepertinya untuk saat ini stop dulu deh. Baru mencampur bahannya aja, 2 anak buah junior saya udah rebutan ingin men-take over pekerjaan ummi-nya. Akhirnya seteleh jadi beberapa adonan, hanya inilah yang bisa saya hasilkan. Sisanya, telah menjadi bulatan pipih kecil di dalam mangkok yang terendam air. Hmmm, mungkin anak-anakku lagi bikin se-porsi bakso gepeng ^_^. Senangnya punya anak-anak yang kreatif!