My Latest Crochet Bag

Standard

Kata ibuku, aku ga boleh capek, jangan terlalu berambisi dengan pekerjaan, setiap kali ngeliat aku bawa benang dan hakpen kemana-mana. Mungkin beliau fikir, aku terlalu workaholic. Padahal, merajut adalah salah satu caraku menghindari kebosanan. Dari dulu teman-temanku di sekolah selalu menjuluki aku petakilan, pecicilan😀 karena pada dasarnya aku tipikal orang yang ga bisa diam, mungkin kalo di sebut di jaman sekarang, aku tipe kinestetik. Ketika ngobrol, aku lebih suka menggerak-gerakkan tanganku sebagai bentuk ekspresi. Ketika mendengarkan, alangkah baiknya ada selembar kertas dan pulpen di genggamanku sehingga tanganku leluasa mencoret-coret.

Tapi sejak ‘mba’ yang biasa bantu-bantu aku di rumah resign, kayaknya udah ga ada waktu buatku untuk ‘bosan’ >_<. Persis kata si Arkana (artis kesayanganku waktu SMA tapi sekarang udah engga karena aku udah insap) – So little time so much to do – T_T saking banyaknya pekerjaan, ga punya waktu lagi untuk merasa ‘bosan’ tapi punya banyak waktu untuk nangis. Oleh sebab itu, merajut merupakan aktivitas yang lumayan mahal untuk aku kerjakan saking ga sempetnya.

Oke, stop curhatnya😀.

Ini produk tasku yang udah lamaaaaa banget kelarnya, tapi baru selesai dilapis pekan kemaren. Warnanya item-merah. kind of sexy :p. Beserta tempat botol air mineral. Udah laku. Pengen pamer aja disini😀.

Tapi nyari lokasi buat motonya susah bener, secara warnanya yang glossy ga bersahabat dengan kamera hape >_< ..

20150816_110443

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s