Menjenguk Penyu di Ujung Genteng

Standard

Yaps, finally… setelah menunggu ikat rambut rajutan pesanan teman kelar, diberi juga kesempatan oleh Allah untuk sharing hasil jalan-jalan kami pekan lalu, ke Ujung genteng, Sukabumi, yang emang asli ujuuungg banget ><. Plis deh, padahal tiap rumah ada ujung gentengnya yah, ngapain juga mesti jauh-jauh ke Sukabumi segala.. haha…

Bersama keluarga bapak H dan ibu R serta keempat anak mereka (bisa dibayangkan ‘kan suasananya melakukan perjalanan dengan 7 krucil.. hehe) perjalanan panjang pun di mulai,  Ujung Genteng memang masih puluhan kilometer lagi dari Pelabuhan Ratu (sekitar 3-4 jam perjalanan), jadi wajar aja kalau disebut perjalanan panjang.

Sebelum memulai perjalanan, kami sudah packing kebutuhan-kebutuhan kami di sana, karena rencananya memang akan menginap. Tadinya mau buka tenda, tapi al hamdulillaah, ternyata di sana banyak juga penginapan yang disewakan, jadi ga perlu repot2- bawa tenda, cukup bawa duit aja yang banyak, hehe…

Setibanya di sana, tepatnya di Cibuaya, kita akan disambut perkampungan nelayan yang tidak terlalu besar. Ombaknya lembut, karena meskipun terletak di sisi samudera, sepanjang pantainya memiliki karang sebagai pemecah ombak alami. Kebetulan ketika kami tiba di sana, arus laut sedang surut, jadi mudah melihat karang-karang yang berderet di sepanjang pantai. Ini penampakan pesisir pantainya, aslinya lebih indah lho…

ujunggenteng2

Anak-anak pun langsung berlari ke pantai dan berenang, sambil mencari binatang kecil (kepiting, ikan, dll), senang banget sepertinya… *padahal tadinya pas di jalan pengennya cari harta karun, haha..*. This is their treasure!

Ujunggenteng1

Ujung genteng selain terkenal dengan pantainya yang indah, juga terkenal dengan penangkaran penyu-nya. Setiap jam 5-6 sore ada pelepasan tukik (anak penyu) ke lautan, itu kalau ada telur yang menetas yaah… kenapa di pilih sore hari dan bukan pagi hari, ternyata ada alasan pentingnya, karena saat sore hari, predator yang biasa memangsa tukik-tukik sudah kembali ke samudera, dan hal ini memperkecil resiko kematian tukik (kenapa ga nunggu di jemput emaknya yah, kasian masih bayi udah harus berenang ke samudera : D). Dan qadarullaah, karena anak-anak begitu sibuk bermain di pantai, kami pun tak sempat menghadiri acara pelepasan tukik yang jaraknya sekitar 1 km dari pantai Cibuaya. Padahal saat itu, kami sudah berjalan kaki menyusuri sepanjang pantai menuju lokasi pelepasan tukik.

Sebenarnya lokasi penangkaran dan pelepasan tukik bisa dicapai dengan kendaraan baik mobil atau motor, tapi karena anak-anak sudah kadung basah karena berenang, maka kami memutuskan untuk memilih berjalan kaki. Ini dia penampakan lokasi pantai penangkaran dan pelepasan tukik.

ujunggenteng3

Meski hanya berjarak 1 km, karakter pasir di lokasi penangkaran dan pantai Cibuaya sangat berbeda. Tempat peneluran penyu, memiliki pasir yang sangat halus dan lembut, berbeda dengan pantai Cibuaya yang penuh koral dan karang-karang.

Setelah gagal menyaksikan atraksi penyu yang kembali ke habitatnya, kami pun berjalan gontai menuju ke Cibuaya *halah* : P… It is so spooky here, gelap dan sunyi, hanya deburan ombak yang terdengar, sedangkan sisi satunya rawa-rawa gelap tak berujung. Beberapa kendaraan melewati kami yang berjalan kaki, kami hanya memandang sedih dengan tampang yang wajib dikasihani.. haha.. siapa suruh jalan kaki.. ><. Beberapa orang baik hati menawarkan tumpangan, tapi suami bergeming dengan alasan “Sudah dekat” dan “Kami menginap di sini” tanpa memperdulikan suara hati istrinya yang menjerit … “hayooo kita numpanggg..”. Dasar laki-laki, tak pernah sensitif dengan perasaan wanita.. haha…. this is point of view jalan spooky-nya, ini terang karena kesorot blitz yaah : P

ujunggenteng4

Alhamdulillaah, akhirnya sampai juga ke penginapan… fpiuuhh lega rasanya : D. Ayoo kita hunting nasi gorenggg….! hehe…

Karena gagal melihat tukik, kami memutuskan untuk bangun tengah malam supaya bisa melihat penyu bertelur di pantai yang tadi, karena kan penyu memang bertelur ketika malam hari. Can’t hardly wait for that moment… eh, ternyata, semua kebablasan sampe subuh (emang dasar pelor semua nih kayaknya, nempel bantal langsung molor, haha), makanya next time, niat bangun tengah malam tuh buat sholat malam, bukan liat penyu.. setidaknya kalo niatnya sholat masih dibangunin sama malaikat ><. Ya sudah, mau gimana lagi… Akhirnya pagi itu  kami berangkat ke lokasi penangkaran. Dengan jalan yang ajlut-ajlutan, kayaknya pernah dilewatin t-rex nih jalan, asli bolong-bolongnya persis kayak jejak t-rex di film the lost world : D. Atau dulunya mbah buyutnya  penyu yang berusia 2ribu tahun pernah lewat dan numpang bertelur di sini? yang diameternya sampe 5 meter? *abaikan* haha….

ujunggenteng5

Well, ternyata anak-anak juga terobati rasa kecewa-nya dengan melihat dan memegang tukik yang baru menetas… lucuuuu…. =3

ujunggenteng8

Ok, this is me who hold the tukik… halowww.. this is meee!! hehe….

ujunggenteng7

Owwh.. it is so cute and lovely… kantongin ah satu, hihi… just kidding! mana tegaaaa : D

Yups, lanjutkan ke lokasi penetasan penyu-nya… lay in here, 100-160 eggs of tortoise in one hole… menetas sekitar 2 bulan ke depan atau lebih cepat bila musim panas…

ujunggenteng9

Populasi penyu sudah mulai berkurang dan langka, ayo kita selamatkan penyu-penyu dan lestarikan habitat mereka.

ujunggenteng10

Setelah puas melihat lokasi penangkaran penyu, kami pun kembali ke penginapan. Qadarullaah cuaca hujan dan air laut mulai pasang… tapi anak-anak tetap senang berenang … Alhamdulillaah dapat hadiah pelangi.. love it, MasyaAllah… ^^

test

Eh, ada sedikit rahasia dibalik foto terakhir ini…. mau tau rahasianya? just scroll down… ; )

test2

Ternyata hasil editannnn… whoaaaa…. : D gpp, cuma nyuruh supaya orang-orang di fotonya pindah ke pantai sebelah kiri, haha … ups, lupa belum di watermark… ><

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s