Sulam Pita Melayu

Standard

Kasian sekali Ibrohim hafidzahullaah, belakangan ini proses belajarnya mesti berhenti dulu karena ummi-nya (alhamdulillah) kebanjiran order sulam pita. Hampir 2 bulan engga ada kegiatan menarik yang bisa dimanfaatkan untuk melatih motoriknya. Memang selama perjalanan hunting pita atau ke pasar membeli beberapa benang, kita masih menyempatkan untuk muroja’ah hafalan yang saat ini masih mentok di ayat kursi, surat An-Naas, Al-Falaq dan Al-Ikhlas, serta doa-doa praktis lainnya sepanjang perjalanan. Atau masih bisa diselingi baca Iqro yang angot-angot-an. Tapi kentara sekali dia begitu kesepian, karena ummi-nya sibuk berkutat dengan sulamanšŸ˜¦

Insya Allah yah nak, semoga setelah kerjaan ummi selesai, kita bisa belajar dan bermain bersama lagi.

Dan berikut, salah satu contoh sulam pita versi Melayu made in Ummu Aliyyah. Pertama kali rada kesulitan beradaptasi dengan Ā sulam pita versi melayu ini, secara penggunaan pitanya berukuran besar dan perlu tenaga untuk menindis jarum. Tapi Alhamdulillah, setelah pake pendedel benang untuk membolongi kain sebelum ditindis jarum, terasa sangat memudahkan.

Enaknya diaplikasikan pada apa yah hasilnya?

Tambahan gambar neh, sulam pita yang belum kelar bikinnya… mau numpang nampang juga katanya, hehe….

 

6 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s