Cara Mudah Membiasakan ANAK SHOLAT

Standard

Tulisan ini dikutip dari sebuah buku dagangan saya yang berjudul ’92 Cara Mudah Membiasakan ANAK SHALAT’ yang di tulis oleh Hana’ binti Abdul Aziz ash-Shunai’ terbitan Darul Haq. Menilik begitu banyak manfaat yang bisa diambil dari tulisan beliau, maka saya pikir akan sangat bagus bila saya men-share-nya di sini (yang tentu saja saya ambil poin2- pentingnya saja), semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas jasa-jasa beliau dengan kebaikan, aamiin.

Sebenarnya buku ini merupakan ringkasan dari buku beliau yang berjudul “Tajarib li al-Aba’ wa al-Ummahat fi Ta’wid al-Aulad ‘ala ash-Shalat” (Usaha Orang tua untuk membiasakan anak-anak mereka sholat).

Nah, untuk mempersingkat, maka marilah kita simak point-pointnya :

1. Keikhlasan Anda dalam mendidik anak-anak sholat untuk mencari Wajah Allah subhanahu wa Ta’ala dan negeri akhirat akan memancarkan kekuatan-kekuatan yang ada pada diri Anda dan menjadikan Anda seperti gunung yang tidak goyah oleh terpaan angin dan perubahan iklim terhadap anak-anak Anda.

2. Bangunlah keyakinan pada diri mereka bahwa maut bisa datang kapan saja! jelaskan tentang husnul khotimah dan su’ul khotimah.

3. Mengajarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala : “Tidakkah mereka mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?” (Al-‘Alaq : 14) untuk menumbuhkan keyakinan akan pengawasan Allah Subhanahu Wa Ta’ala terhadap mereka.

4. Jangan menampakkan rasa putus asa dalam memperbaiki anak Anda di hadapannya.

5. Sebaiknya sang Ayah pun ikut mengontrol Shalat anak-anak, dengan cara menelpon dan menanyakan perihal shalat anak-anak ketika bekerja/keluar rumah.

6. Dahulukan masalah akhirat atas masalah-masalah dunia. Misalnya : Menunaikan shalat pada waktunya lebih penting daripada melaksanakan tugas-tugas sekolah, memelihara waktu sholat lebih penting daripada berbincang-bincang, bermain, nonton, dll.

7. Belikan beberapa buku bergambar/cd edukatif yang menjelaskan cara wudhu dan sholat praktis dengan gambar, serta berisi sebagian dzikir.

8. Merangkul, mencium, menepuk bahu dan mengusap punggung serta mengadakan kontak batin yang diberikan oleh kedua orangtua sebagai motivasi pada anak untuk sholat setelah mereka menunaikannya, (nilainya) akan dapat melebihi ribuan hadiah lain.

9. Kaitkan hati anak-anak Anda dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dengan menanamkan prinsip-prinsip tauhid dalam diri mereka; cinta  Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan cinta RasulNya; taat Allah Subhanahu wa Ta’ala dan taat RasulNya; takut, harap dan iman.

10. Jangan mengandalkan salah satu pihak untuk mengajarkan anak-anak shalat. Sang Ayah jangan hanya mengandalkan Sang Ibu, begitu pula sebaliknya.

11. Pada permulaan membiasakan anak untuk sholat, bisa dengan cara memberikan mereka hadiah.

12. Pujian objektif untuk anak Anda saat berada di dekat kerabat, seperti kakek, paman dan anak-anak seusianya, akan mendorong anak untuk sholat dan beramal sholeh.

13. Jadilah teladan baik bagi anak-anak Anda wahai ayah dan ibu, dengan menjadi pribadi yang paling memelihara shalat dan orang pertama yang shalat pada waktunya.

14. Manfaatkan pertemuan-pertemuan keluarga untuk melaksanakan shalat berjama’ah.

15. Berbincang-bincanglah dengan anak Anda dengan bahasa perasaan yang menyentuh, “Ayah sangat menyayangimu, ayah mengkhawatirkanmu terkena adzab neraka, engkau tak akan menemukan orang yang menasehatimu seperti ayah, engkau adalah belahan jiwa ayah, ayah tidak akan membiarkanmu disiksa di neraka, ayah menginginkanmu di surga bersama ayah, insya Allah, dan ayah tidak akan membiarkanmu menjadi bahan bakar Neraka Jahannam.” Biarkan anak-anak Anda melihat air mata Anda berlinang saat Anda mengingatkan mereka dari api neraka dan azab, dan saat anda mengajak mereka menuju kebaikan dan surga, itu membuat mereka merasa bahwa kata-kata Anda benar dan memiliki pengaruh yang mendalam pada diri mereka.

16. Katakan pada anak Anda, “Shalat membedakanmu dengan orang-orang kafir. Yang ada hanyalah Muslim atau kafir, tidak ada pertengahan di antara keduanya. Untuk itu, pilihlah untuk dirimu sendiri!”

17. Carilah teman-teman yang baik untuk anak-anak Anda. Saat ibu tahu bahwa di keluarga fulan ada putri-putri yang sebaya dengan anaknya yang menataati syariat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, hendaklah dia sering-sering mengunjunginya dengan membawa serta putrinya dan mengajak mereka untuk sering berkunjung ke rumah. Ayah juga harus melakukan hal serupa untuk putra-putranya.

18. Ciptakan spirit persaingan dalam ibadah di antara anak-anak Anda, amal baik secara umum, dan mendirikan shalat secara khusus.

19. Ajarkan anak-anak surat-surat pendek dan belikanlah perangkat shalat untuk anak-anak Anda.

20. Doakan kebaikan untuk anak anda. Berdoalah untuknya saat Anda tidak berada di hadapannya dan sesekali saat Anda berada di hadapannya.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mempermudah para orang tua dalam mengajarkan anak-anak mereka shalat. Dan semoga tulisan ini bermanfaat. Aamiin yaa Robbal ‘Alamiin…

6 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s