Ternyata namanya IMPETIGO

Standard

Ibrohim (22 bulan), sudah 3 hari ini kena penyakit kulit. Gejalanya : kulit timbul lepuhan dan terasa gatal-gatal, bila digaruk dan pecah, lukanya timbul koreng sedangkan di sekeliling luka muncul lepuhan baru.

Pada mulanya kami menyangka Ibrohim terkena cacar, karena memang secara klinis kelihatannya mirip banget sama cacar.. tapi herannya banyak kejanggalan yang membedakannya dengan cacar…  di antaranya : Ibrohim engga demam/panas terlebih dahulu, Aliyyah (kakaknya) yang pernah kena cacar sebelumnya koq ikut ketularan juga, Kemudian timbulnya engga berbarengan seperti cacar… lepuhan muncul secara bergantian dan mulai infeksi menjadi luka yang membesar dan berkoreng.

Kami memutuskan untuk mencari informasi lebih banyak lewat artikel-artikel di internet… Ternyata, setelah membaca beberapa artikel, kami menyimpulkan bahwa anak kami bukan kena Cacar melainkan Impetigo. Dan setelah konsul ke dokter specialis kulit di RS Mitra Keluarga, sang dokter pun mengamini dugaan kami dan memberi kami beberapa obat…

Nah, ini sekelumit informasi tentang impetigo (copas dari blog tetangga) :

:: :: :: BAGAIMANA TERJADINYA ? :: :: ::

Pada mulanya, kuman (Stafilokokus, Streptokokus) di permukaan kulit berasal dari penularan, bekas gigitan serangga, atau bekas garukan. Setelah sekitar 10 hari, kuman akan menyebabkan Impetigo.
Terjadinya impetigo ditandai dengan: permukaan kulit melepuh, keluar cairan, adakalanya bernanah. Pada impetigo bulosa, terbentuk semacam kantong tipis, lunak, berisi cairan kekuningan. Tak jarang disertai pembesaran kelenjar (limfadenopati) di daerah kulit yang melepuh.
Kadang disertai rasa seperti terbakar dan gatal. Tak heran jika mengenai bayi, maka sang bayi akan rewel.
Penyakit ini akan sembuh sendiri dalam beberapa minggu tanpa meninggalkan jaringan parut (sikatrik)
Untuk mengenali penyakit ini relatif mudah, yakni dengan melihat bentuk dan penyebarannya.

:: :: :: PENYEBAB :: :: ::

Impetigo adalah penyakit infeksi permukan kulit yang disebabkan oleh kuman, menular dan mudah menyebar.
Impetigo bulosa (melepuh disertai kantong berisi cairan) disebabkan oleh kuman Stafilokokus (Staphylococcus aureus), sedangkan Impetigo kontagiosa (melepuh tanpa kantong berisi cairan) disebabkan oleh kuman Stafilokokus, Streptokokus atau kombinasi kedua kuman di atas.

Dalam dunia kedokteran dibagi 2 jenis, yakni:

1. Impetigo Kontagiosa, yakni kulit melepuh mirip tersulut api, dan
2. Impetigo Bulosa, yakni kulit melepuh disertai dengan adanya kantong berisi cairan kekuningan.

Impetigo sering terjadi pada bayi, anak-anak, kadang pada orang dewasa. Dalam praktek sehari-hari impetigo masih kerap dijumpai. Impetigo mudah menular. Jika tidak segera diobati akan menyebar dan menetap hingga berminggu-minggu. Selanjutnya impetigo sembuh dengan sendirinya. Kendati demikian, seyogyanya diobati. Mana ada ibu yang tega melihat kulit anak tercinta melepuh di sekujur tubuhnya?

:: :: :: TIPS PENGOBATAN :: :: ::

Pengobatan ditujukan untuk memberantas kuman penyebab menggunakan antibiotika (diminum dan obat lokal). Antiseptik dapat dipergunakan untuk membersikan kulit yang melepuh sebelum diolesi salep.
Untuk perawatan, silahkan ikuti langkah-langkah berikut:

* Menjaga kebersihan penderita dan lingkungan.
* Penderita tetap mandi (dimandikan) seperti biasa. (kalo kami sih mandiinnya pake d*ttol dan air suam-suam kuku).
* Menggunakan obat sesuai anjuran dokter. Obat minum ataupun obat lokal (salep, cream) hendaknya sesuai takaran.
* Menghindari penularan dengan menjauhkan anak sehat dari anak yang sakit.

atau lebih jelas dan simpelnya bisa di baca di web kidshealth

Kebetulan seminggu yang lalu sekujur Ibrohim pernah ruam-ruam merah nan gatal seperti kena ulat bulu atau di gigit serangga… setelah 2 hari ruam-ruamnya menghilang, kemudian timbul-lah si impetigo ini… ah kasihan sekali kau nak.. kulitmu sensitif banget yah…

About Ummu 'Aliyyah

Seorang ibu dari 3 buah hati lucu, Aliyyah (12), Muhammad (10), Ibrohim (7 thn) yang senang bereksplorasi dan berinovasi. Istri dari Bpk Wahid Kurniawan. Jika ada orang yang bisa, maka kita pun bisa, insya Allah...

15 responses »

  1. anak ku juga pernah kena seperti itu, pakai obat gentian violet aja, diolesin setelah dibersihkan, 1 x24 jam akan kering, dan mengelupas sendiri, tidak meninggalkan bekas parut.

  2. persis kasus anakku kemarin, udah berbagai obat bahkan sampai ke dokter umum , dokter bilang anakku kena herpes…….. betapa takutnya aq sbg orang tua, herpes kan penyakit yang sangat berbahaya, dikasih obat tapi tdk adA perubahan sedikitpun. jalan terakhir, aq bw ke spesialis dokter kulit….ternyata anakku bukan penyakit herpes…. kt dokter kulit bahasa jawanya tungbyah… alias bahasa kerennya impetigo. dr dokter kulit cm dikasih resep obat kompres luka sm salep yang harganya 297.000,00.. alhamdulillah langsung kering………..skg anakku ceria kembali…. para ibu2 utk anak jgn pernah cb2 spt kasus aq. sebaiknya kl berobat langsung ke dokter ahli

  3. Iya ummu.. Anak ana jg sprtinya kena impetigo udah ana bawa ke puskesmas tp blom sembuh.. Sprtinya harus di bawa ke specialis kulit yaaa.. Karna liat gambar yg di atas serem bgd.. Klo obat herbalnya ada ga ya ummu? Sukron

  4. Ada yg pernah pakai obat salep gentacimin untuk kasus ini ? Sekarang anak saya juga menular dari ponakannya, sudah tumbuh di beberapa tempat.

  5. anak saya juga terkena peny.tersebut tanda dan gejala nya yaitu Ada bercak melepuh seperti tersundut rokok, to dia d sertai demam tinggi. apa bisa sembuh bu ?
    share donk.

  6. latifa anak syjg terkena…..smdokter awaknya diagnosanya abses jdga kering2.langsung ke dokter lg yg ahli ternyata impetigo….alhamdulillah setelah dikasih obat minum ma salep semakin membaik.

  7. Massyaallohhhh, anak saya dua-duanya skr terserang impetigo, kakanya 5 thn adiknya br 9 bln, munculnya berserakan dibadan dan mukanya, sedih rasanya, serasa ditimpa ujian Nabi Ayub, naudzubillahimindzalik. Serasa runtuh langit begitu mendengar tangisan anak bungsuku….., mohon doa kesembuhannya ya bun, gak nahan rasanya kalau menunggu berminggu-minggu (jadi curcol #biarkuatdantidakmerasasendiriannyaritemansepenanggungan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s