Kenapa harus berkata : ‘Jazakumullaahu khoyr’?

Standard

Subhanallah, semakin bertambah usia anak-anak sepertinya semakin memperingan beban pekerjaan umi. Mereka sudah mulai pandai membantu pekerjaan umi sehari-hari.  Berbelanja ke warung, menyapu dan menge-pel lantai, mencuci piring,  menyiangi sayuran, menyetrika baju, dll (meski engga sering).
Hadiah umi pada kalian setiap kali selesai membantu hanya-lah sebuah ucapan : “Jazakumullaahu khoyr” (Semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan). Dan semoga Allah subhanahu wa ta’ala mengabulkan doa orang tua untuk anaknya…

]من صُنِعَ إليه مَعْرُوفٌ فقال لِفَاعِلِهِ جَزَاكَ الله خَيْرًا فَقَدْ أَبْلَغَ في الثَّنَاءِ

“Barangsiapa yang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan : jazaakallahu khaer (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.”

(HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra (6/53), Al-Maqdisi dalam Al-mukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413, Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54. Hadits ini dishahihkan Al-Albani dalam shahih Tirmidzi)

3 responses »

  1. Subahanallah mbak, meski saya belum punya baby, tapi insya Allah ini motivasi untuk mengatakan “jazaakumullah/jazaakallh/jazaakillah khoir” bagi setiap orang yang berbuat baik terutama dalam rumah. Ah… indahnya Islam. Alhamdulillah.

  2. Alhamdulillah… memang lebih bagus memberikan do’a yang baik untuk orang-orang yang telah meringankan kesulitan kita, siapapun mereka. Itulah sebabnya Mbak lebih memilih jazakumullaahu khoyr dibanding ucapan “terima kasih” ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s