Lets make some shoes..

Standard

shoesHari minggu ini, Abi kena shift pagi, jadilah kita berempat mengisi liburan sendiri. Penyakit para ibu ketika ditinggal suami adalah penyakit bingung😀. Bingung mau ngerjain apa. Mau masak, lalu siapa yang megang ni bayi. Mau bengong aja, anak-anak malah ketakutan sembari bertanya-tanya, kenapa tumben umi-nya diem aja.

Sedangkan anak-anak, masih dengan tingkah polahnya yang ceria dan aktif, have fun aja liburan sendiri. Lari sana-sini kejar-kejaran keliling rumah. Menurun-nurunkan semua mainan, lalu mengacak-ngacaknya, setelah sukses berantakan, ditinggal pergi untuk mencari keisengan lain. Atau mencoret-coret buku, mewarnai, menulis-nulis, setelah selesai berkarya dengan indahnya, dengan polos karena bosan, mereka pun merobek-robek hasil karya mereka. Pfiuhh….

Saking kesalnya umi dengan tingkah mereka yang luar biasa, hari ini terpaksa umi-nya ikut gabung main engkle/demprak sama anak-anak, sekedar memfokuskan mereka pada satu kegiatan yang menyenangkan dan melelahkan supaya mereka cepat tidur, hehe. Kedebum-kedebum suara lantai kena hentakan kaki umi (maklum badan udah rada berat :P), karena capek duluan dibanding anak-anak , umi muter otak untuk mencari solusi agar anak-anak sedikit tenang dan umi-pun engga perlu terlalu capek. (kecele` sama ide sendiri, qeqeqe)

Akhirnya umi bongkar koleksi buku kreativitas, milih ide yang rada ribet `n butuh waktu pengerjaan yang lama, tapi engga membosankan. Taraaa, ni diee… lets make some shoes kids. Ide ini terinspirasi dari buku Aneka Kreasi Unik dari Barang Bekas Karya Putri Febriani.
Sepatu-sepatu ini adalah tempat pensil. Dibuat dari tabung bekas tissue gulung. Tapi karena engga punya tabung tissue-nya, akhirnya bikin dari kardus yang dibentuk menyerupai tabung. Kardusnya pun berasal dari kotak bekas tempat gendongan bayi yang lupa dibuang😛. Setelah ditempel-tempel dengan tissue dan lem fox, lalu dikeringkan, kemudian setelah kering di-cat dengan cat poster.

sepatu
Anak-anak senang membuatnya, apalagi proses menge-lem dan mewarnai, semua ingin mereka tangani sendiri. Tapi hasil karya anak-anak kali ini sangat mengejutkan, mengejutkan dalam arti positif lho🙂. Alhamdulillah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s