Hukum Menamai Negeri Yahudi dengan “Israel”

Standard

oleh: Syaikh Al-Allamah Prof. Dr. Rabi` bin Hadi Al-Madkhali(1)

MUQODDIMAH(2)

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah atas Rasulullah, keluarganya, para shahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti petunjuknya.

Amma ba’du.

Diantara fenomena ganjil yang tersebar di kalangan kaum muslimin adalah menamai dan menyebut negeri Yahudi yang dimurkai Allah dengan “Israel”!

Saya belum pernah melihat seorang pun yang mengingkari fenomena berbahaya ini(!) yang menyinggung kehormatan seorang Rasul yang mulia, yaitu Ya`qub (3) alaihish-sholatu wa salam yang dipuji oleh Alloh di dalam kitab-Nya bersama dengan kedua bapaknya yang mulia: Ibrohim dan Ishaq ‘alaihimassalam, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

“Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrohim, Ishaq dan Ya`qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. Dan sesungguhnya mereka pada sisi kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik. (QS.Shod[38]:45-47)

Inilah kedudukan Rasul yang mulia ini dalam Islam. Bagaimana bisa dia dilekatkan pada orang-orang Yahudi, dan bagaimana bisa mereka dilekatkan padanya?!

Banyak kaum muslimin yang membawa nama Rasul ini ketika mencela negeri Yahudi ini dengan mengatakan: Israel telah melakukan ini, Israel telah melakukan itu, Israel akan melakukan ini dan itu!

Hal ini menurut pandanganku adalah perkara yang mungkar, sekedar wujudnya saja tidak boleh ada pada kaum muslimin, apalagi menjadi fenomena yang menyebar di kalangan mereka tanpa ada satu pun yang mengingkari!

HUKUM MENAMAI NEGERI YAHUDI DENGAN NAMA “ISRAEL”

Dari sini kami lontarkan sebuah pertanyaan dan sekaligus jawabannya, maka kami katakan:

Bolehkah menamai negeri Yahudi yang kafir dan brengsek ini dengan nama “Israel” atau “negeri Israel” kemudian diarahkan celaan dan cercaan kepada negeri ini atas nama “Israel”?

Yang Haq (benar), bahwasanya hal ini tidak diperbolehkan!

MAKAR-MAKAR ORANG-ORANG YAHUDI

Orang-orang Yahudi telah banyak melakukan makar-makar yang besar dimana mereka menjadikan mereka sebagai hak yang syar’i di dalam menegakkan sebuah negeri di jantung negeri kaum muslimin atas nama warisan dari Ibrohim dan Israel!

Mereka telah membuat makar yang besar dengan menamakan negeri zionis mereka dengan nama negeri Israel!

Tipu daya mereka ini telah merasuk ke dalam tubuh kaum muslimin, – tidaklah saya katakan pada orang-orang awam saja bahkan pada banyak dari kalangan terpelajar-, jadilah kaum muslimin menyebut-nyebut negeri Israel bahkan nama Israel di dalam berita-berita mereka, di dalam koran-koran mereka, di dalam majalah-majalah mereka, dan di dalam pembicaraan-pembicaraan mereka, sama saja dalam konteks berita biasa atau dalam konteks mencerca, mencela, dan bahkan melaknat. Semua ini terjadi di tengah-tengah kaum muslimin dan yang sangat disayangkan tidak pernah kami dengar seorang pun mengingkarinya.

CELAAN ALLOH TERHADAP ORANG-ORANG YAHUDI BUKAN DENGAN NAMA ISRAEL

Alloh telah banyak mencela orang-orang Yahudi di dalam Al-Qur’an dan melaknat mereka serta mengabarkan kepada kita tentang kemurkaan-Nya kepada mereka, tetapi semua ini dengan nama orang-orang Yahudi(4) dan dengan nama orang-orang kafir dari Bani Isro’il(5), bukan dengan nama Israel/Isro’il seorang Nabi yang mulia putra seorang Nabi yang mulia Ishaq putra seorang Nabi yang mulia Kholilullah Ibrohim ‘alihimus-sholatu wa sallam!

ORANG-ORANG YAHUDI BUKANLAH PEWARIS ISRAEL

Orang-orang Yahudi ini tidaklah memiliki ikatan agama dengan Nabiyulloh Israel/Isro’il (Ya’qub) alaihissalam dan tidak juga dengan Ibrohim kholilulloh ‘alaihis-sholatu wa sallam!

Orang-orang Yahudi ini tidaklah memiliki hak waris keagamaan dari Ya`qub dan Ibrohim. Sesungguhnya yang mewarisi agama keduanya adalah orang-orang yang beriman, Allah Subhanahu Wa ta’ala berfirman :

“Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrohim ialah orang-orang yang mengikutinya dan nabi ini (Muhammad), beserta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah pelindung semua orang-orang yang beriman.”(QS Ali Imron [3]:68)

Alloh berfirman dalam kitab-Nya mengabarkan bahwa Ibrohim alaihissalam berlepas diri dari orang-orang Yahudi, Nashoro, dan orang-orang musyrik:

“Ibrohim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang nashrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Alloh) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” (QS. Ali Imron[3]:67)

Kaum muslimin tidaklah mengingkari bahwa orang-orang Yahudi berasal dari keturunan Ibrohim dan Israel/Isro’il, tetapi kaum muslimin memastikan bahwa orang-orang Yahudi adalah musuh-musuh Alloh dan musuh-musuh para Rasul di antara para Rasul-Nya yaitu : Muhammad, Ibrohim, dan Israel. Kaum muslimin meyakini dengan pasti bahwa tidak ada saling mewarisi antara para Nabi dengan musuh-musuh mereka dari orang-orang kafir, sama saja apakah orang-orang kafir ini orang-orang Yahudi, orang-orang Nashoro, atau dari orang-orang musyrik Arab dan yang lainnya, dan bahwasanya orang-orang yang paling dekat kepada Ibrohim dan seluruh para Nabi adalah kaum muslimin yang mereka ini beriman kepada para Nabi, mencintai para Nabi, memuliakan para Nabi, dan beriman kepada apa yang diturunkan Alloh kepada mereka dari kitab-kitab suci dan shuhuf; kaum muslimin menjadikan keimanan kepada semua ini termasuk pokok-pokok agama mereka, maka kaum musliminlah pewaris para Nabi dan orang-orang yang paling dekat kepada para Nabi!

BUMI ALLOH MILIK HAMBA-HAMBA-NYA, BUKAN MILIK MUSUH-MUSUH-NYA

Bumi Alloh sesungguhnya adalah milik hamba-hamba-Nya yang beriman kepada-Nya, dan kepada para Rasul yang mulia, Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman :

“Dan sesungguhnya telah kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang sholih. Sesungguhnya (apa yang) disebutkan) dalam (surat) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (Alloh). Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS.Al-Anbiya`[21]:105-107)

Maka musuh-musuh para Nabi -terutama orang-orang Yahudi- tidaklah memiliki warisan bumi di dunia ini, dan di akhirat mereka mendapatkan adzab neraka yang abadi!

Sungguh sangat mengherankan keadaan kebanyakan kaum muslimin yang menyerahkan kepada orang-orang Yahudi dengan klaim bahwa mereka adalah pewaris bumi Palestina, dan bahwasanya orang-orang Yahudi mencari Haikal Sulaiman alaihissalam -yang beliau alaihissalam ini dikafirkan oleh orang-orang Yahudi dan dituduh dengan tuduhan-tuduhan keji-. Orang-orang Yahudi ini adalah musuh yang paling sengit bagi Sulaiman ‘alaihissalam yang termasuk Nabi di antara para nabi Bani Isro’il, Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman:

“…. Apakah setiap datang kepada kalian seorang Rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginan kalian lalu kalian menyombong, maka beberapa orang ( di antara mereka) kalian dustakan dan beberapa orang (yang lain) kalian bunuh? (QS.Al-Baqarah[2]:87)

Lalu bagaimana kaum muslimin -minimal dengan sikap mereka- membenarkan klaim-klaim yang batil ini?! Dan mereka namakan orang-orang Yahudi dengan “Israel” dan “negeri Israel”!

Dan sesungguhnya mereka -demi Alloh- di hari mereka beriman dengan sebenarnya kepada Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam, para Rasul, dan risalah-risalah mereka, maka mereka adalah para wali Alloh, wali para Nabi dan rasul-Nya!

KUNCI KEMENANGAN KAUM MUSLIMIN

Maka hendaknya kaum muslimin mempersiapkan diri-diri mereka secara aqidah dan manhaj, dengan berangkat dari kitab Robb mereka dan sunnah nabi mereka serta jalan yang ditempuh oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan para shahabatnya radhiallahu’anhuma dan jalan yang ditempuh para pengikut mereka dalam kebaikan dari para tabi`in terbaik dan para imam petunjuk dan agama; karena sesungguhnya inilah wasilah (sarana) paling agung untuk kemenangan kaum muslimin atas musuh-musuh mereka, dan wasilah paling agung bagi keluhuran nilai kaum muslimin, kebahagiaan mereka, dan kemuliaan di dunia dan akhirat.

Hendaknya mereka bersihkan tangan-tangan mereka dari hawa-hawa nafsu, bid`ah-bid`ah, dan ta’ashub (fanatisme) terhadap kebatilan dan pemiliknya. Kemudian, hendaknya mereka berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mempersiapkan diri secara materiil dari berbagai macam persenjataan dan hal-hal yang berhubungan dengannya serta kewaspadaan dan latihan militer, sebagaimana yang diperintahkan oleh Alloh dan Rasul-Nya. Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman :

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kalian menggentarkan musuh-musuh Alloh dan musuh kalian” (QS.Al-Anfal [8]: 60)

“Kekuatan” di dalam nash di atas meliputi setiap kekuatan yang menggentarkan musuh dari berbagai macam persenjataan.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Ketahuilah sesungguhnya kekuatan itu adalah melempar, ketahuilah sesungguhnya kekuatan itu adalah melempar, ketahuilah sesungguhnya kekuatan itu adalah melempar.”(7)

Dan “melempar” di sini meliputi semua senjata yang dilempar, semuanya ini wajib diusahakan dengan industri, atau jual beli, atau dengan cara yang lainnya.

BAGAIMANA CELAAN DAN CERCAAN DIARAHKAN KEPADA SEORANG NABI?!

Sekali lagi…. aku sangat heran, peletakan nama nabi yang mulia ini atas sebuah negeri yang brengsek dan umat yang dimurkai dan umat yang membuat kedustaan, dikatakan tentang mereka dan tentang berita mereka dan tentang celaan kepada mereka: “Israel” dan “negeri Israel”, seakan-akan bahasa Arab yang luas telah sempit bagi mereka sehingga tidak dijumpai dalam bahasa Arab kecuali nama ini!

Kemudian apakah mereka merenungi perkara ini di dalam diri-diri mereka: Apakah perkara ini membuat keridhoan Alloh atau Rasul-Nya?

Apakah perkara ini membuat keridhoan Nabiyullah Israel (Ya`qub) atau membuat dia tidak suka seandainya dia hidup?

Tidakkah mereka mengetahui bahwasanya cercaan dan celaan yang mereka arahkan kepada orang-orang Yahudi atas nama Israel akan berpaling menuju kepadanya dalam keadaan mereka tidak merasakan, dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Tidakkah kalian heran bagaimana Alloh memalingkan aku dari cacian orang-orang quraisy dan laknat mereka, mereka mencaci seorang yang tercela dan melaknat seorang yang tercela dalam keadaan aku adalah Muhammad (yang terpuji).” (Diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnad-nya 2/244, Bukhari dalam Shohih-nya:3533, dan Nasa`i dalam Sunan-nya 6/159, dan diriwayatkan juga oleh Humaidi dalam Musnad-nya 2/481 dan Baihaqi dalam Syu’abul Iman 2/142)

Maka bagaimana kalian palingkan celaan kalian, laknat kalian dan cercaan kalian terhadap musuh-musuh Alloh (lantas kalian arahkan) kepada sebuah nama nabi yang mulia dari para anbiya` dan para Rasul manusia-manusia pilihan Alloh?!

SYUBHAT DAN JAWABANNYA

Jika ada seorang yang berkata: Penamaan seperti ini ada di dalam kitab Taurat!

Maka kami katakan: Bukanlah hal yang jauh, bahwa ini termasuk tahrif-tahrif (penyelewengan-penyelewengan) ahli kitab, sebagaimana Alloh mempersaksikan mereka bahwasanya mereka mentahrif kitab yang ada di tangan-tangan mereka dan kemudian mengatakan bahwa ini dari Alloh(10), bahkan di dalam kitab Taurat yang telah diselewengkan terdapat tuduhan terhadap para nabi dengan kekufuran dan hal-hal yang keji, maka bagaimana mungkin berargumen dengan apa yang tercantum dalam kitab mereka ini padahal kita mereka seperti ini keadaannya?!

PENUTUP

Akhirnya kita berdo’a kepada Alloh agar memberi taufiq kepada kaum muslimin semuanya kepada hal yang dicintai dan diridhoi-Nya dari perkataan dan perbuatan. Sesungguhnya Alloh mendengar dan mengabulkan doa. (dari Ain salsabil min Ma’ini Imamil jarhi wa ta’dil oleh www.islamspirit.com)

  1. Diterjemahkan oleh: Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifulloh.

  2. Judul-judul dalam tanda kurung siku dan catatan-catatan kaki merupakan tambahan dari penterjemah.

  3. Ya’qub adalah Israel (Isro’il) sebagaimana dalam hadits dari Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bertanya kepada orang-orang Yahudi: “Apakah kalian mengetahui bahwa Isro’il adalah Ya’qub?” Mereka menjawab: “Allohumma, ya.” Maka Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Ya Allah saksikanlah” (Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud ath-Thoyalisi dalam Musnad-nya I/356, Ibnu Sa’ad dalam Thobaqoh Kubro 1/175, dan Ahmad dalam Musnad-nya 1/273 dan 278 dengan sanad yang hasan)

  4. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman : Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Alloh terbelenggu,” Sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu… (QS.Al-Maidah[5]:64)

  5. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Isro’il dengan lisan Dawud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. (QS.Al-Maidah:78)

  6. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Jika kalian telah berjual beli dengan cara ‘inah, disibukkan oleh ternak dan tanaman, dan kalian tinggalkan jihad di jalan Allah, maka Allah akan menimpakan kehinaan kepada kalian, Allah tidak akan mencabut kehinaan itu dari kalian sampai kalian kembali kepada agama kalian.” (diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Sunan-nya:3462, Baihaqi dalam Sunan Kubro 5/316, dan Thabrani dalam Musnad Syamiyyin hal.464, dan dishohihkan oleh syaikh Al-Albani dalam silsilah shohihah:11)

  7. Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Sunan-nya 3/13, Tirmidzi dalam Jami`nya 5/270, dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya 2/940, dan dishohihkan oleh syaikh Al-Albani dalam shohihul Jami`:2633

  8. .

  9. .

  10. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman : “Maka kecelakaan yang besarlah bagi (QS.AlBaqarah[2]:79)

Sumber : Majalah Al-Furqon, edisi 07 tahun VI // shofar 1428 (Maret 2007)

About Ummu 'Aliyyah

Seorang ibu dari 3 buah hati lucu, Aliyyah (12), Muhammad (10), Ibrohim (7 thn) yang senang bereksplorasi dan berinovasi. Istri dari Bpk Wahid Kurniawan. Jika ada orang yang bisa, maka kita pun bisa, insya Allah...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s